IDENTITAS DOMPU

SUKU DOMPU  
Suku Dompu mendiami wilayah Kabupaten Dompu di bagian tengah Pulau Sumbawa. Masyarakat Dompu memiliki keterkaitan sejarah yang erat dengan kerajaan-kerajaan besar di masa lalu dan dikenal sebagai produsen susu kuda liar.


BAHASA DOMPU
Bahasa Dompu (Nggahi Dompu) adalah bahasa yang dituturkan oleh masyarakat di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digunakan secara luas di wilayah Dompu, Hu'u, Pajo, Woja, hingga Manggelewa. 


BUDAYA DOMPU  
Budaya Dompu adalah kekayaan tradisi unik di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, yang berakar dari sejarah Kesultanan Dompu, bercirikan penggunaan bahasa atau Nggahi Dompu, serta kental dengan nilai Islam.


CERITA RAKYAT DOMPU  
Cerita rakyat Dompu, Nusa Tenggara Barat, kaya akan legenda kerajaan dan kisah moral. Salah satu yang paling terkenal adalah Legenda Putri Londa, kisah tentang permaisuri raja yang disihir menjadi kerbau, serta tuturan lokal mengenai asal-usul Gajah Mada dari Hu'u. Legenda ini sering berlatar di situs sejarah seperti Doro Londa atau Dorobata.

Berikut adalah beberapa cerita rakyat Dompu:
  • Legenda Putri Nila Fatirah (Putri Londa): Permaisuri Sultan Dompu yang cantik disihir menjadi kerbau oleh nenek sihir yang iri hati. Karena malu, ia mengasingkan diri ke Gunung Londa bersama dua putrinya, Nurul Patindah dan Nurtindah, sambil mengajarkan mereka tata krama dan agama.
  • Gajah Mada dari Hu'u: Masyarakat lokal, khususnya di Hu'u, menuturkan bahwa Gajah Mada berasal dari daerah mereka, dikenal dengan nama La Lembo atau La Lenbo Ro'o Fiko, yang kemudian pergi ke Majapahit.
  • Legenda Danau Satonda: Cerita mengenai terbentuknya danau di Pulau Satonda yang berkaitan dengan kisah cinta dan pelarian.
  • Kisah Fifa Kafirli: Tuturan tentang perempuan berambut panjang yang menetap di Gunung Puma, sering dikisahkan sebagai bagian dari sejarah awal pemukiman di selatan Dompu.
  • Situs Wadu Nocu: Kisah mistis mengenai tiga batu lesung di Desa Saneo, yang dipercaya sering terdengar suara permainan musik dan penampakan kerbau bertanduk.
Cerita-cerita ini umumnya diturunkan secara lisan dan merupakan bagian penting dari warisan budaya, menggambarkan nilai-nilai moral serta asal-usul tempat di Kabupaten Dompu.