Oleh: Nurhaidah 'DAU' Asikin
Sebutan lain Sangaji adalah Hawo Ra Ninu yang berarti Pengayom atau Pelindung. Dengan kata lain bahwa seorang Raja adalah tempat rakyatnya Berlindung dan Bernaung. Sebutan ini adalah pengkultusan dari rakyat yang mencintaidan meletakkan beberapa harapan kepada Pemimpinnya.
Sebagai seorang pemimpin yang mengayomi dan menjadi Pelindung rakyatnya, Hawo Ra Ninu harus memiliki sikap prilaku sebagai berikut :
I. SANINU DODO BA DOU MA MBOTO
Artinya : cermin bagi orang banyak. Sebagai Hawo ra Ninu, dalam penampilannya sebagai Saninu di dodo ba dou, maka Sangaji harus memiliki sikap :
- Ma Ulu Wea Ncai
- Ma Kangowo Wea Ngawa
- Ma Dundu Wea Kontu
II. BUSI RA MAWO WATU SARA'
Mengandung makna bahwa ketentraman, kebahagiaan, kesejateraan, serta kerukunan hidup dari masyarakat bergantung sungguh dari yang Memerintah (Sara').
III. NGGUSU WARU
Yaitu Syarat-Syarat Kepemimpinan yang juga harus dimiliki Sangaji Dompu. Syarat-Syarat itu adalah:
1. Ma To'a di Ruma La o Rasu (Ta'at Kepada Allah dan Rasul). Artinya seorang Raja haruslah orang yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, untuk dapat menegakkan keadilan, kebenaran, dan kejujuran dengan benar karena takutnyakepada Tuhan
2. Ma Loa Ra Bade (Yang Bijaksana), artinya seorang Raja harus pintar dan cerdas, mempunyai pandangan yang jauh, memiliki cita-cita dan kesadaran yang tinggi, bahwa di atas pundaknya melekat tugas dan tanggungjawab sehingga menimbulkan tekad " Ka lampa nggahi sara karu wi i ana di sari". Dalam menjalan tugas memiliki semboyan "Mu hade si sawa, bodomu ai na mbala kai dana ai na mpoka kai wobo"
3. Ma Ntiri Nggahi Kalampa (Yang Jujur), artinya sorang Raja harus berani menegakkan keadilan dan kebenaran dalam segala urusan, dan apa yang diucapkannya adalah benar
4. Mo Poda Nggahi Paresa (Yang Benar), artinya seorang Raja harus berlaku jujur, ikhlas, serta penuh pengabdian dalam menjalankan tugasnya
5. Ma Mbani Ra Disa (Yang Berani), artinya seorang Raja harus berani bertanggungjawab atas segala keputusan yang diambil
6. Ma Tenggo Ra Wale (Yang Kuat), artinya seorang Raja harus mampu jasmani, rohani dan ekonominya
7. Ma Bisa Ra Guna ( Yang Berwibawa), artinya bahwa Raja harus memiliki kewibawaan dan kesaktian
8. Londo Dou Taho, artinya seorang Raja haruslah berasal dari keturunan yang baik-baik
Kedua kalimat (Saninu di dodo ba dou dan Busi ra mawo watu sara') merupakan kata-kata hikmah yang mengandung niai-nilai kepribadian masyarakat Dompu di masa itu dalam hal memberikan kepercayaan kepada seorang Raja yang memerintah dan menjiwai kehidupan masyarakat Dompu.
-DAU-