SULTAN JAMALUDDIN adalah Sultan kedua Kesultanan Dompoe. Beliau adalah putra pertama dari Sultan Syamsuddin Ma Wa'a Tunggu, menggantikan Ayahnya yang wafat pada kisaran tahun 1627 M. Kekuasaan beliau berlangsung cukup lama yaitu selama 37 tahun, antara tahun 1590 M - 1627 M.
Beliau tinggal dan dikuburkan di Wilayah Dorongao sehingga bergelar MANURU DORONGAO, artinya yang dikuburkan di Dorongao.
Alkisah terjadi konflik besar di dalam internal Kesultanan Bima antara Salisi dan La Ka'i. Sultan Jamaluddin memilih untuk mendukung Salisi yang kelak menyebabkannya harus menyerahkan tahta kepada adiknya, Sultan Siradjuddin.