Dalam tulisan tentang Ekspedisi Padompo sebelumnya, sudah ditulis bahwa Ekspedisi Padompo pertama pada tahun 1440M terjadi pada saat Kerajaan Dompo berada di bawah kepemimpinan Raja Dewa Ma Wa'a Taho.
Tampilkan postingan dengan label @adiansyahdompu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @adiansyahdompu. Tampilkan semua postingan
DEWA TULANGBAWANG, PUTRA RAJA YANG TERDAMPAR DAN MENJADI RAJA
Dalam versi lain tentang kisah Sang Ncuhi Kula yang telah beranak pinak di wilayah Woja dan sekitarnya serta berkembang menjadi Raja Kecil alias Ncuhi setelah anak keturunannya dan pendatang ke wilayahnya berkembang makin banyak, terdapat kisah lain terkait siapa Raja Dompu yang pertama.
SANG KULA, SANG PATAKULA PENDIRI IMPERIUM DOMPU
Tersebutlah ada empat bersaudara yang terdiri dari Sang Kula dan ketiga adiknya yang bernama Sang Bima, Sang Dewa, dan Sang Jin sedang dalam pengembaraan ke timur untuk mencari sisa-sisa dari para leluhurnya. Ada juga versi lain yang menyatakan bahwa mereka terdiri dari 3 bersaudara, yaitu Sang Kula, Sang Dewa dan Sang Bima.
SULTAN DOMPU KE-22: SULTAN MTA. SIRADJUDDIN
Setelah secara sepihak Kesultanan Dompoe digabungkan kedalam Kesultanan Bima yang mengakibatkan protes keras dari masyarakat Dompoe, maka semua elemen masyarakat berjuang untuk mengembalikan hak-hak mereka.
SULTAN DOMPU KE-21: SULTAN MUHAMMAD SIRADJUDDIN
SULTAN MUHAMMAD SIRADJUDDIN bisa dikatakan sebagai Sultan Dompoe yang paling terkenal disebabkan oleh sikapnya yang keras terhadap pemerintahan Hindia Belanda. Beliau adalah Putra kedua dari Sultan Abdullah II dan berkuasa antara tahun 1882 M sampai dengan tahun 1934 M atau selama 52 TAHUN. Masa jabatan beliau sebagai Sultan Dompoe adalah yang paling lama dalam sejarah Kesultanan.
SULTAN DOMPU KE-20: SULTAN ABDULLAH II
SULTAN ABDULLAH II merupakan penguasa Keduapuluh Kesultanan Dompoe yang berkuasa antara tahun 1870 M - 1882 M atau selama 12 TAHUN. Beliau dinobatkan sebagai Sultan Dompoe Keduapuluh pada tanggal 3 Juni 1871.
SULTAN DOMPU KE-19: SULTAN SALAHUDDIN
Nama asli beliau adalah Muhammad Saffar, merupakan Putra pertama dari Sultan Abdul Rasul II. SULTAN SALAHUDDIN adalah Sultan Kesembilan belas di Kesultanan Dompoe. Beliau berkuasa antara tahun 1857 M - 1870 M atau selama 13 TAHUN dan masih mewarisi sedikit dampak dari Letusan gunung Tambora dan kondisi perekonomian rakyat yang sedang dilanda krisis, walaupun sebagian besar permasalahan tersebut sudah bisa dibereskan oleh Ayahanda beliau.
SULTAN DOMPU KE-18: SULTAN ABDUL RASUL II
SULTAN ABDUL RASUL II adalah Sultan kedelapan belas di Kesultanan Dompoe dengan periode kekuasaan yang sangat panjang, yaitu antara tahun 1809 M sampai dengan tahun 1857 M. Artinya beliau berkuasa sangat lama, selama 48 tahun atau hampir setengah abad lamanya. Beliau adalah putra ketiga dari Sultan Abdul Wahab yang menggantikan kakaknya Sultan Muhammad Tajul Arifin I.
SULTAN DOMPU KE-17: MUHAMMAD TAJUL ARIFIN I
MUHAMMAD TAJUL ARIFIN I adalah Sultan Ketujuhbelas Kesultanan Dompoe yang berkuasa antara tahun 1805 M sampai dengan tahun 1809 M, yaitu selama 4 TAHUN. Beliau merupakan Putra kedua dari Sultan Abdul Wahab Ma Wa’a Ca’u dengan salah satu Selir beliau yang konon berasal dari Bali.
SULTAN DOMPU KE-16: SULTAN MUHAMMAD ZAINAL ABIDIN
SULTAN MUHAMMAD ZAINAL ABIDIN adalah penguasa di Kesultanan Dompoe yang berkuasa dari tahun 1799 M sampai dengan tahun 1805 M. Beliau merupakan putra pertama dari Sultan Abdul Wahab Ma Wa’a Ca’u, selain adiknya Muhammad Tajul Arifin I dan Abdul Rasul I.
SULTAN DOMPU KE-15 : SULTAN ABDULLAH 1
Karena saudaranya Sultan Yakub Daeng Pabela mengalami Gangguan kejiwaan dan harus diturunkan serta kemudian diasingkan, maka SULTAN ABDULLAH diangkat sebagai Sultan Dompoe ke-15. Untuk membedakannya dengan Sultan dengan nama yang sama, beliau disebut juga dengan Sultan Abdullah 1.
SULTAN DOMPU KE-14 - SULTAN YAKUB DAENG PABELA
SULTAN YAKUB DAENG PABELA adalah Sultan Dompoe keempatbelas yang berkuasa sebagai Sultan pada tahun 1798. Beliau adalah putra dari Sultan Abdurrahman. Beliau hanya menjabat selama 1-2 tahun saja karena Sultan Yakub mengalami gangguan jiwa. Karena sakitnya tersebut beliau diturunkan oleh rakyatnya dan diasingkan keluar wilayah.
SULTAN DOMPU KE-13: SULTAN ABDUL WAHAB
Berkuasa antara tahun 1787 M - 1793 M selama 6 TAHUN setelah berhasil Mengkudeta Sultan Abdurrahman dari Singgasananya. Beliau mengangkat putranya Zainal Abidin sebagai Putra Mahkota yang kelak akan menggantikannya.
SULTAN DOMPU KE-12: SULTAN ABDURRAHMAN
SULTAN ABDURRAHMAN adalah Sultan Kedua di Kesultanan Dompoe. Beliau naik tahta sebagai Sultan Dompoe sebanyak dua kali. Pada Periode Pertama, beliau berkuasa antara tahun 1774 M - 1787 M selama 13 TAHUN. Kemudian beliau dikudeta oleh adiknya sendiri yaitu Sultan Abdul Wahab dari 1787M - 1793 M. Pada saat Sultan Abdul Wahab meninggal dunia pada tahun 1793, Sultan Abdurrahman kembali naik Tahta sampai 1798M.
SULTAN DOMPU KE-11: SULTAN ABDUL KADIR
SULTAN ABDUL KADIR adalah penguasa Kesebelas Kesultanan Dompoe yanga berkuasa antara rentang tahun 1765 M sampai dengan tahun 1774 M atau selama 9 TAHUN. Sultan Abdul Kadir adalah putra ketiga dari Sultan Abdul Rasul I sekaligus adik kandung langsung dari Sultan sebelumnya, Sultan Ahmad Alauddin Syah yang dibunuh oleh rakyatnya sendiri karena dianggap terlalu dekat dengan Belanda, kejadian yang kelak membuatnya sangat berhati-hati dalam memimpin dan mengambil keputusan dalam Kesultanan.
SULTAN DOMPU KE-10: SULTAN AHMAD ALAUDIN SYAH
Karena Putra-putra dari Sultan Abdul Rasul I masih kecil saat Ayahanda mereka mangkat, maka Kesultanan Dompoe dipimpin oleh Keponakan dari keponakan Sang Sultan yaitu Sultan Abdul Kahar Daeng Mamu selama 17 tahun. Setelah Daeng Mamu mangkat dan putra-putra Sultan Abdul Rasul I sudah menginjak usia dewasa, maka jabatan Sultan Dompoe kemudian kembali dipegang oleh garis keturunan Sultan Abdul Rasul Manuru Laju.
SULTAN DOMPU KE-9: SULTAN ABDUL KAHAR
SULTAN ABDUL KAHAR adalah Sultan Kesembilan di Kesultanan Dompoe yang berkuasa antara tahun 1732 M - 1749 M atau selama 17 TAHUN. Nama asli beliau adalah DAENG MAMU, sehingga disebut juga Sultan Abdul Kahar Daeng Mamu. Beliau adalah Cucu dari Sultan Siradjuddin Manuru Bata dari salah seorang putri beliau yang tidak diketahui namanya. Ibu dari Sultan Abdul Kahar merupakan adik kandung langsung dari Sultan Abdul Rasul I MaNuru Laju.
SULTAN DOMPU KE-8: SULTAN KAMALUDDIN
Sultan Dompoe yang kita bahas kali ini mempunyai karakter yang sangat keras dan semau sendiri sehingga dalam memimpin Kesultanan Dompoe dia menggunakan kekuasaannya untuk bertindak sewenang-wenang, diktator dan melakukan hal-hal di luar yang disyariatkan Islam dalam masalah kepemimpinan.
SULTAN DOMPU KE-7: SULTAN SYAMSUDDIN II
SULTAN DOMPU KE-6: SULTAN USMAN
SULTAN USMAN DAENG MANABANG atau disebut juga dengan SULTAN USMAN adalah Sultan keenam Kesultanan Dompoe. Beliau merupakan putra Pertama dari Sultan Abdul Rasul I yang memegang kekuasaan antara tahun 1718 M sampai dengan tahun 1727 M atau selama 9 TAHUN.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Mempelajari SEJARAH DOMPU secara lengkap harus menggunakan data-data ilmiah hasil penelitian para pakar. Selain itu juga bisa kita mulai den...
-
“Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: "Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kal...
-
Dalam tulisan tentang Ekspedisi Padompo sebelumnya, sudah ditulis bahwa Ekspedisi Padompo pertama pada tahun 1440M terjadi pada saat Kera...
-
Dalam sejarahnya, Wilayah Dompu telah mengalami 2 sistem Pemerintahan, yaitu sistem Kerajaan dan Sistem Kesultanan. Berikut ini adalah da...
-
Oleh: Imran Kasiri Masyarakat Tengah Kuno yang saya maksudkan adalah Masyarakat yang mendiami wilayah Lembah Subur, yang terletak antara Bae...
-
Kerajaan Dompu merupakan salah satu Kerajaan paling tua khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. Bahkan berdasarkan beberapa hasil penel...
-
Eksistensi Kerajaan Dompu sebagai salah satu Kerajaan Tertua di Nusantara bagian Timur tentu saja tidak hanya berdasarkan klaim sepihak dari...
-
Belakangan ini para pemerhati sejarah dan budaya yang mempertanyakan kembali hari jadi tersebut bukan disebabkan alasan etis atau tidaknya p...