Naskah Hikayat Sang Bima adalah sebuah karya sastra dalam bentuk hikayat dimana tokoh-tokoh yang diceritakan di dalamnya adalah tokoh-tokoh pewayangan yang disadur dari kisah Mahabharata.
Karya Sastra berbentuk Hikayat ini berisi mitos asal muasal wangsa Raja-raja Bima dan juga berisi cerita mitos tentang penciptaan dunia dan mahluk-mahluk yang ada.
Naskah tersebut ditulis di Bima pada sekitar awal abad ke-18 oleh seorang dalang bernama Wisamarta pada zaman kekuasaan Sultan Hasanuddin (1696 M - 1731 M). Wisamarta datang ke Bima dan memutuskan untuk menulis hikayat ini dengan menggunakan dasar cerita setempat tentang asal usul Kerajaan Bima dengan tujuan “menghiburkan hatinya yang pilu”.
Ki dalang Wisamarta memanfaatkan kebebasan dalam tradisi pewayangan untuk mengembangkan sebuah cerita dan menyusun sebuah cerita baru yang sekaligus sangat berkaitan dengan kisah-kisah di Jawa dan kisah-kisah di Bima pada masa pendirian kerajaan. Karya ini merupakan perpaduan antara ceritera Pandawa dan Tradisi Bima tentang asal-muasal kerajaan Bima yang mana juga mengisahkan tentang Kerajaan Dompu.
Hikayat ini sangatlah bernilai tinggi sebagai sebuah karya sastra baik dari sudut pandang tradisi pewayangan maupun sebagai karya sastra bercirikan Melayu.